Text
Mengenal Akal dan Kecerdasan Manusia
Manusia berbeda dengan makhluk lain, walaupun sama-sama diciptakan oleh Tuhan. Salah satu perbedaannya adalah kepemilikan akal yang hanya ada dalam diri manusia. Akal merupakan aktivitas berpikir. Sebenarnya, dengan akal, manusia senantiasa akan berbuat hal-hal yang positif saja. Namun karena hawa nafsu (yang mengalahkan akal) yang dimilikinya, manusia menjadi terjerumus ke dalam hal-hal yang sifatnya negative.
Di dalam buku ini, dijelaskan pula tentang potensi manusia yang lain yaitu naluri dan kebutuhan hidup. Naluri dan kebutuhan hidup, dapat memunculkan perasaan untuk berbuat sesuatu. Dengan pertimbangan akallah, perbuatan manusia akan terarahkan pada hal-hal positif Dengan akal pula, manusia bisa menghasilkan kecerdasan. Otak yang merupakan komponen akal, bisa membuat manusia cerdas dalam intelektual. Naluri yang merupakan salah satu potensi kehidupan manusia akan menghasilkan kecerdasan dalam emosional dan spiritual jika secara bersamaan manusia menggunakan akalnya secara optimal ketika memenuhi naluri-nalurinya terutama naluri mempertahankan diri (terkait kecerdasan emosional) dan naluri beragama (terkait kecerdasan spriritual). Dengan buku inilah penjelasan di atas dirinci lebih lanjut
Tidak tersedia versi lain