Text
Abunawas Kena Tipu
Setelah sekian lama orang begitu 'mendewakan' intelektualitas, kini muncul kesadaran bahwa ternyata intelektualitas bukanlah segala-galanya dalam kehidupan. Orang mulai sadar bahwa kesuksesan dalam menjalani kehidupan justru banyak ditentukan oleh kecerdasan emosional (EQ) daripada kecerdasan intelegensi (IQ). Di samping itu, untuk menjadi insan kaffah maka ia pun masih memerlukan kecerdasan lain yang disebut dengan kecerdasan spiritual (SQ). Dengan SQ maka kesuksesan yang diraih dan jabatan yang disandang seseorang dipandang sebagai amanah dan bukannya sebagai sarana untuk menindas dan mengeksploitir pihak lain demi keuntungan pribadi.
Salah satu media yang cukup efektif untuk melejitkan EQ dan SQ anak adalah melalui kisah. Kisah merupakan santapan jiwa bagi anak, media yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai sosial maupun spiritual. Kisah memiliki daya rangsang bagi hasrat putra-putri kita untuk terus mengikuti alur cerita, entah ia menyukai terhadap perilaku pelaku kisah ataupun sebaliknya. Dalam suasana seperti inilah pendidikan akhlak dan akidah bisa
berlangsung efektif, sebab putra-putri kita tidak merasa digurui. Kisah juga mampu mengalihkan pesan abstrak menjadi pengertian yang konkrit, sehingga pesan-pesan yang disampaikan akan jauh lebih mengena, terlebih bagi dunia anak-anak.
Tidak tersedia versi lain